Kecepatan SSD bisa diperiksa dengan beberapa aplikasi gratis yang menampilkan hasil baca dan tulis dalam satuan MB/s. CrystalDiskMark dan AS SSD Benchmark paling sering dipakai karena ringan dan tidak perlu instalasi rumit. Hasil pengujian membantu Anda tahu apakah SSD bekerja sesuai spesifikasi atau melambat.
Kenapa kecepatan SSD perlu diukur
Tidak semua SSD berjalan sesuai angka di kotaknya. SSD murah bisa menulis data jauh lebih lambat dari klaim, terutama saat kapasitas hampir penuh. Pada proses pemindahan data ke SSD baru, kecepatan tulis yang anjlok sering kali sumbernya cache SSD yang sudah habis, bukan kabel atau port.
Pengukuran rutin juga berguna mendeteksi penurunan performa. SSD yang mulai bermasalah biasanya menunjukkan kecepatan tulis yang anjlok drastis, sementara kecepatan baca masih normal. Angka itu jadi sinyal awal untuk memeriksa kesehatannya lebih lanjut.
Alat gratis yang bisa langsung dipakai
Sebagian besar alat pengujian SSD bisa dijalankan tanpa instalasi. Unduh versi portable, ekstrak, lalu jalankan sebagai administrator agar hasilnya akurat.
- CrystalDiskMark: pengujian baca-tulis berurutan dan acak, cocok untuk perbandingan antar-SSD.
- AS SSD Benchmark: hasilnya lebih dekat ke pemakaian harian karena menguji pola akses yang lebih realistis.
- Windows Performance Monitor: bawaan sistem, berguna melihat aktivitas disk saat aplikasi terasa lambat.
- CrystalDiskInfo: menampilkan kondisi kesehatan dan suhu SSD, bukan menguji kecepatan.
Untuk pengujian dasar, CrystalDiskMark sudah cukup. Jalankan tanpa aplikasi lain yang membaca disk agar hasil tidak terganggu.
Langkah menguji kecepatan SSD
1. Siapkan kondisi pengujian
Tutup aplikasi berat seperti browser dengan banyak tab, aplikasi editing, atau sinkronisasi cloud. Pastikan laptop terhubung ke listrik karena mode hemat daya bisa membatasi performa SSD NVMe.
2. Pilih lokasi pengujian yang tepat
Uji langsung di drive SSD yang ingin diperiksa, bukan di folder yang diarahkan ke drive lain. Jika ingin membandingkan dua SSD, gunakan pengaturan pengujian yang sama.
3. Jalankan pengujian berurutan
Mulai dari pengujian kecil ukuran 1 GB. Setelah hasil stabil, naikkan ke 4 GB atau 8 GB untuk melihat perilaku saat cache SSD mulai habis. SSD dengan cache besar akan mempertahankan kecepatan lebih lama, sementara SSD tanpa DRAM biasanya langsung melambat.
4. Catat hasilnya
Simpan tangkapan layar hasil pertama sebagai pembanding. Ulangi pengujian beberapa bulan kemudian untuk melihat tren penurunan performa.
Membaca angka hasil pengujian
Hasil CrystalDiskMark terdiri dari beberapa baris. Seq Q8T1 menunjukkan kecepatan baca-tulis berurutan untuk file besar. RND4K Q1T1 menunjukkan kecepatan akses acak untuk file kecil, dan angka inilah yang paling berpengaruh pada kecepatan buka aplikasi serta booting sistem.
| Jenis pengujian | Yang diukur | Pengaruh di pemakaian harian |
|---|---|---|
| Seq Q8T1 | Baca-tulis file besar berurutan | Menyalin video, backup, instalasi game |
| RND4K Q1T1 | Akses acak file kecil | Booting, buka aplikasi, loading sistem |
| RND4K Q32T1 | Akses acak banyak antrean | Beban kerja server dan aplikasi berat |
SSD SATA umumnya mentok di sekitar 500-550 MB/s untuk baca berurutan karena batas antarmuka. SSD NVMe bisa jauh lebih tinggi, tapi angka pastinya bergantung pada model, suhu, dan kondisi slot. Jangan membandingkan hasil di laptop berbeda tanpa memperhitungkan perbedaan itu.
Kecepatan turun saat menulis file besar
Banyak SSD konsumen memakai cache SLC untuk menampung tulisan awal. Begitu cache penuh, kecepatan tulis turun ke kecepatan chip NAND yang sebenarnya. Penurunan ini normal, tapi besarnya berbeda antar model. Menguji dengan ukuran file 8 GB atau lebih akan memperlihatkan pola tersebut.
Jika SSD Anda terasa lambat saat memindahkan file besar dari perangkat lain, cek juga sisi sumbernya. Memindahkan foto dari HP ke penyimpanan eksternal lewat kabel USB lambat bisa jadi masalah kabel atau port, bukan SSD tujuan.
Membandingkan dengan pemakaian nyata
Angka benchmark sering terlihat bagus, tapi sistem tetap terasa lambat. Beberapa hal yang perlu dicek setelah pengujian:
- Kapasitas terpakai. SSD yang terisi di atas 80 persen cenderung kehilangan performa tulis.
- Suhu. SSD NVMe yang panas akan menurunkan kecepatan secara otomatis untuk melindungi diri.
- Mode SATA di BIOS. SSD SATA yang berjalan di mode IDE tidak akan mencapai kecepatan penuhnya.
- Driver chipset. Driver bawaan Windows kadang belum optimal untuk SSD NVMe tertentu.
Untuk perangkat yang menyimpan foto dan video dari kamera, atur alur pemindahan agar langsung ke SSD atau penyimpanan eksternal berkapasitas besar. Jika Anda memakai printer foto mini untuk mencetak hasil jepretan, panduan cara menghubungkan printer foto mini ke HP membantu memastikan file foto yang besar tetap terbaca tanpa hambatan koneksi.
Bagi yang terbiasa mengutak-atik perangkat keras, keterampilan mengukur komponen lain juga berguna. Langkah dalam panduan menguji kapasitor dengan multimeter memakai prinsip yang sama: ukur dulu, baru simpulkan.
Jika ingin memilih penyimpanan yang sesuai kebutuhan, pertimbangkan juga perbandingan cloud storage, flashdisk, dan SSD eksternal sebelum membeli perangkat baru.
Ringkasan
Mengukur kecepatan SSD cukup memakai alat gratis seperti CrystalDiskMark dan AS SSD Benchmark. Jalankan dalam kondisi bersih, catat hasilnya, lalu bandingkan dengan spesifikasi dan pengujian berikutnya. Angka baca-tulis acak lebih penting untuk kecepatan harian dibanding angka berurutan yang besar.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah pengujian kecepatan bisa merusak SSD?
Tidak, selama tidak dilakukan terus-menerus dalam jumlah besar. Pengujian menulis data dalam jumlah terbatas dan masih jauh di bawah batas ketahanan SSD konsumen.
Kenapa hasil pengujian SSD saya lebih rendah dari spesifikasi?
Beberapa hal bisa menyebabkan ini: slot yang dipakai bukan PCIe generasi terbaru, suhu tinggi, kapasitas hampir penuh, atau pengujian dilakukan saat ada aplikasi lain yang membaca disk.
Apakah kecepatan tulis yang turun saat menyalin file besar termasuk kerusakan?
Umumnya bukan. Penurunan itu terjadi karena cache tulis sudah penuh dan SSD beralih ke kecepatan chip NAND. Jika penurunan terjadi pada file kecil atau saat drive masih lega, periksa kesehatan SSD dengan CrystalDiskInfo.